Masih Hangat
memuat ...

Selasa, 10 Oktober 2017

Share:

7 Cara Mengatasi Laptop yang Tidak Mengisi Daya (Plugged In, Not Charging)

plugged in not charging

Biasanya, ketika men-charge laptop yang tersisa baterai tinggal beberapa persen, kamu melihat adanya status plugged in, charging yang berarti charger laptop terhubung dan sedang mengisi dayanya. Kemudian diikuti dengan estimasi kapan charging selesai dilakukan.

Sayangnya, baru-baru ini, kamu mendapati status yang berbeda ketika men-charge laptop atau notebook. Status bukannya plugged in, charging, melainkan plugged in, not charging. Ini menandakan laptop terhubung dengan charger, namun tidak mengisi daya

Apalagi jika ini terjadi pada pengguna yang baru saja membeli casan/charger laptop barunya. Charger yang tidak nyambung bukanlah hal sepele. Tugas kuliah, pekerjaan, dan dokumen penting dalam laptop, tak akan bisa diakses jika baterai laptop kosong.

Sebenarnya, tak ada yang perlu dicemaskan, apabila kondisi dan situasinya masih bisa diatasi. Ya, laptop yang tidak bisa di-cas/di-charge, masih memiliki kesempatan untuk diperbaiki. Berikut cara mengatasi charger laptop yang tidak mengisi.

#1 Pastikan Kabel Charger Terpasang dengan Benar ke Laptop

mengatasi laptop tidak bisa mengisi

Sejumlah charger/casan laptop yang sensitif, haruslah terhubung ke laptop dalam keadaan yang benar. Pastikan adapter tersambung dengan kabel sambungannya, dan juga kabel jack yang masuk tersambung ke laptop.

Jika charger terdeteksi masuk ke laptop, seharusnya sudah muncul status plugged in di layar. Status plugged in hanya berarti charger telah masuk atau terdeteksi ke laptop, namun tetap tidak mengisi selama status masih not charging.

Apabila charger yang digunakan adalah charger yang kurang stabil, maka posisikanlah kabel jack, sambungan, atau kabel pada adapter charger dengan benar hingga mengisi daya. Sebagian charger laptop tidak memiliki kabel jack yang cukup muat atau pas, sehingga perlu posisi yang stabil agar bisa mengisi daya.

Agar posisi tetap stabil, akalilah dengan memberikan isolasi atau lakban pada kabel jack agar tetap menempel dengan stabil ke laptop. Atau, beri saja ganjalan yang akan membantu kabel jack masuk dengan posisi yang stabil.

#2 Adaptor Mungkin Terlalu Panas, Coba Diamkan Sebentar

tidak mengisi daya

Adaptor charger yang terlalu sering digunakan atau terlalu lama masuk ke laptop, biasanya mudah cepat panas. Jika panas, cobalah untuk mencabutnya dari laptop dan biarkan menjadi dingin terlebih dahulu.

Biasanya, charger yang overheat atau kepanasan menimbulkan kerusakan pada charger-nya sendiri, atau bahkan pada baterai laptop. Terlepas dari apa penyebab pastinya, kamu mungkin perlu mulai men-charge laptop dalam kondisi yang dingin.

#3 Pastikan Kabel Charger Tidak Terlilit

charger laptop not charging

Kebiasaan buruk yang biasa dilakukan oleh pengguna laptop adalah kurang memerhatikan kabel charger. Jika kabel charger selalu dalam keadaan terlilit atau tergulung saat charging, maka bisa menimbulkan kerusakan pada charger-nya.

Terlebih jika charger langsung digulung dalam keadaan yang masih panas (baru dicabut dari laptop). Kerusakan yang lebih besar bisa terjadi, termasuk not charing.

Jika sudah telanjur, dan charger tidak bisa mengisi daya, solusi yang masih bisa dilakukan adalah merenggangkan kabel adaptor. Tunggu dingin, dan hubungkan lagi ke laptop.

#4 Periksa Konektor, Voltase, dan Ampere Charger

charger laptop service

Periksa apakah konektor sama, voltase sama, dan ampere-nya sama atau lebih besar dari laptop yang digunakan. Apabila kamu menggunakan charger laptop yang universal (bisa untuk semua merek laptop), pastikan voltase-nya dan komponen lainnya sama dengan laptop.

Biasanya, masalah baterai laptop yang tidak bisa terisi disebabkan karena charger yang berbeda dari laptopnya. Merek yang berbeda tidak masalah, selama voltase, ampere, konektor, dan lainnya sesuai dengan kekuatan laptop dan baterainya.

#5 Masih Tidak Mengisi Daya? Coba Ganti Charger!

tidak mengisi daya

Kalau kamu punya tetangga, teman sekos, atau kerabat yang memiliki charger laptop yang tidak terpakai, cobalah untuk meminjamnya. Lalu hubungkan charger itu ke laptopmu, dan lihat apa yang akan terjadi setelahnya.

Jika charger laptop tersebut terdeteksi dan mengisi daya, maka masalah berarti terdapat pada charger laptopmu. Apabila charger laptop pinjaman masih tidak mengisi daya, ada kemungkinan baterai laptopmu yang rusak.

#6 Mengecek Kondisi Baterai Laptop

charger laptop

Merasa baterai laptopmu yang sebenarnya bermasalah? Cobalah untuk mematikan laptop. Lalu cabut baterai dan diamkan selama beberapa jam. Kemudian masukkan kembali baterai, lalu charge dengan charger laptopmu/charger pinjaman.

Menggunakan charger pinjaman? Pastikan charger tersebut juga works dan mengisi daya pada laptop temanmu. Kan lucu jika kamu menggunakan charger pinjaman yang memang juga sudah rusak, hanya untuk mengecek apakah baterai laptopmu rusak atau tidak.

Apabila lampu indikator baterai pada laptop tidak menyala, itu artinya charger masih tidak bisa mengisi. Kalau begini, kamu harus membeli baterai yang baru, dan/atau charger-nya juga. Ini jauh lebih baik ketimbang terus menerus kesal tugas kuliah tidak bisa lanjut dikerjakan.

#7 Solusi Terakhir: Membeli Charger Baru, atau Baterai Baru (jika Baterai Rusak)

Meng-oprek, men-service, atau memperbaiki baterai laptop dan charger-nya sendirian, apalagi tanpa keahlian yang cukup, justru bisa berbahaya, terutama untuk laptop dan data-data di dalamnya yang jauh lebih penting keberadaannya. Memang, tak ada solusi lain yang terbaik ketimbang membelinya yang baru.

Men-service ke tukang/tempat service? Mungkin ini bisa menjadi solusi, dan tak menghabiskan begitu banyak uang. Namun, hasil reparasi tak pernah selalu sempurna. Apalagi jika dikerjakan oleh tukang service yang abal-abal. Jauh lebih baik membeli yang baru, dan yang pasti asli (bukan KW).


Itulah cara mengatasi laptop dan charger yang tidak mengisi daya. Jika seluruh langkah di atas tidak bisa mengatasi masalahnya, maka tak ada pilihan lain selain membeli yang baru. Mungkin ini akan menguras biaya lebih, namun lebih baik daripada meng-oprek sendirian atau membawa ke tempat service secara berulang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Punya pertanyaan? Belum mengerti? Ada yang kurang rinci dari artikel di atas? Tulis pesan Anda melalui kotak komentar di bawah ini, dan jangan terlalu jauh dari topik!

Jangan promosi apa pun dalam kotak komentar Kompiwin. Kalau mau nanem backlink, pakai OpenID.

*Kotak komentar tidak dapat digunakan untuk konsultasi masalah Windows.