Masih Hangat
memuat ...

Jumat, 07 April 2017

Share:

Office 365 vs. Office 2016: Perbedaan, Kekurangan, dan Kelebihan

perbedaan office 365 dengan office 2016

Microsoft menyajikan dua cara yang berbeda untuk mendapatkan Microsoft Office, yakni Office 365 dan Office 2016. Dua jenis Microsoft Office yang berbeda ini tampaknya sedikit membingungkan pengguna untuk membelinya.

Tampaknya, strategi Microsoft dalam membagi dua cara pembelian Office – sangatlah efektif. Kebingungan pembeli membuat Office “layak” dan “penting” dibeli. Bagaimana tidak, Microsoft menyajikan Office dengan dua perbedaan yang sangat unik – tak dapat dibandingkan.

Lalu, apa perbedaan Office 365 dengan Office 2016?

# Perbedaan Office 365 dengan Office 2016

Pada dasarnya, Office 2016 adalah jenis Microsoft Office yang biasa – yang dapat kita beli sekali beli selamanya, tanpa ada tanggal kadaluwarsa. Sobat dapat menggunakan Office 2016 hanya dalam satu PC atau satu Mac saja.

Sedangkan Office 365 adalah jenis Microsoft Office baru yang didapatkan dengan cara berlangganan. Kita perlu membayar Office jenis ini setiap bulan, atau setiap tahunnya. Dengan Office 365, kita dapat menginstal Microsoft Office hingga 5 PC atau 5 Mac.

Selain itu, Office 365 juga menyajikan OneDrive dengan kapasitas yang jauh lebih banyak. Selama pembayaran lancar, sobat bisa mendapat versi Office terbaru setiap saatnya, dan mendapat akses pada aplikasi Office di tablet.

# Office 365

office 365 home kelebihan kekurangan

Office 365 sendiri menyajikan Word, Excel, PowerPoint, OneNote, Outlook, Publisher, Access, OneDrive, dan Skype – dengan 60 menit panggilan telepon melalui Skype (per bulan dan per user) ditambah 1TB kapasitas OneDrive gratis.

Sobat dapat mendapat updates gratis versi terbaru dari Office 365 – yang dapat sobat gunakan di dalam satu atau lima PC/Mac. Semua ini didapatkan dengan membayar $6.99 (Personal) atau $9.99 (Home) per bulannya, atau $69.99 (Personal) atau $99.99 (Home) per tahunnya.

Ketika Microsoft merilis Office terbaru (Office 2018/2019), sobat tak perlu lagi membayar apa pun untuk meng-upgrade versi terbaru Microsoft Office. Sobat juga masih mendapat updates build seperti biasanya.

# Office 2016

perbedaan office 365 dengan office 2016

Sedangkan Office 2016 sendiri hanya menyajikan Word, Excel, PowerPoint, dan OneNote – tanpa Outlook, Publisher, dan Access – serta tanpa panggilan gratis Skype. Sobat hanya dapat menggunakan Office 2016 di satu PC/Mac – dengan kapasitas 5GB OneDrive – tanpa upgrade gratis. Office 2016 dapat dibeli sekali beli dengan harga $149.99, dan dapat digunakan untuk selamanya, namun tanpa upgrade gratis.

Updates build sendiri untuk Office 2016 masih terus rutin berjalan, dan dapat di-download secara gratis oleh pengguna Office 2016. Jadi, hanya upgrade tahunan saja (2016 ke 2018/2019) yang tak bisa didapatkan pengguna Office 2016 secara gratis.

# Office 365 Personal vs. Office 365 Home

office 365

Office 365 dibagi menjadi dua jenis yang berbeda: Personal dan Home. Kedua-duanya dibeli secara berlangganan. Satu-satunya yang berbeda adalah jumlah PC atau Mac yang dapat menggunakannya.

Office 365 Personal sendiri sangat cocok bagi pengguna yang hanya membutuhkan Office untuk satu PC/Mac + satu tablet pribadinya.

Jika sobat yang bekerja sendirian di satu PC/Mac + satu tablet (Android, Windows, iPad) – namun ingin upgrade tahunan gratis, serta kapasitas 1TB OneDrive dan panggilan Skype 60 menit setiap bulannya, Office 365 Personal adalah pilihannya.

Sobat dapat berlangganan Office 365 Personal dengan membayar $6.99 setiap bulannya, atau $69.99 setiap tahunnya. Office 365 Personal layak dibeli jika sobat bekerja sendirian, namun ingin fitur dan layanan maksimal demi produktivitas.

Sedangkan jika sobat membutuhkan Office hingga 5 PC/Mac + 5 tablet (Android, Windows, iPad), dengan tambahan fitur dan layanan yang sama, Office 365 Home adalah pilihannya. Office 365 Home layak dibeli jika yang menggunakannya adalah keluarga atau rekan dalam bisnis. Harganya pun $9.99 per bulan, atau $99.99 per tahun.

# Office Mana yang Perlu Saya Beli?

Jika sobat adalah seorang pencinta software legal dengan lisensi orisinal, sobat mungkin merasa bingung untuk membeli jenis Office mana yang paling cocok dengan hidup dan pekerjaan sobat. Jika salah membeli, uang dalam rekening dapat terkuras sia-sia.

Office 2016 sendiri tampaknya cocok bagi pengguna yang tak terlalu keberatan untuk tidak mendapat upgrade tahunan. Terlebih jika sobat adalah pengguna yang hanya satu-satunya menggunakan Office 2016 – atau, sobat tak keberatan dengan tidak adanya Outlook, Publisher, dan Access.

Office 365 Home sendiri hanya cocok bagi pengguna yang hendak memasang Office untuk 5 PC/Mac dan 5 tablet (Android, Windows, iPad), yang biasanya digunakan oleh keluarga atau rekan bisnis secara terpisah.

Jika sobat membutuhkan panggilan Skype gratis selama 60 menit setiap bulannya, dan kapasitas 1TB OneDrive, serta tambahan Outlook, Publisher, dan Access – memilih Office 365 adalah pilihan yang tepat.

Namun, sobat juga dapat menggunakan Office 365 hanya untuk satu PC/Mac dan satu tablet (Android, Windows, iPad) dengan berlangganan Office 365 dengan jenis Personal.

Office 365 Personal menguras lebih sedikit biaya (hanya $6.99 atau Rp.93.200 per bulan), namun dengan 1TB OneDrive + 60 menit telepon Skype + Outlook, Publisher, dan Access. Tak akan menyesal jika sobat memang membutuhkan fitur bisnis nan premium untuk digunakan oleh sobat sendiri.

Microsoft juga memberi “keistimewaan” kepada mereka yang berlangganan Office 365 Home atau Personal. Aplikasi Office-nya di tablet Android dan iPad memiliki fitur yang jauh lebih lengkap ketimbang aplikasi Office mobile gratisnya. Fitur-fiturnya hampir selengkap aplikasi desktop-nya.

# Gunakan Office Online Gratis

cara dapat microsoft office secara gratis

Jika sobat tak mau menguras biaya hanya untuk berlangganan Office 365 atau membeli Office 2016, Office Online mungkin menjadi pilihan yang tepat. Fitur-fitur Microsoft Office dekstop hampir semuanya tersedia dalam Office Online yang bisa sobat dapatkan secara gratis.

Sayangnya, tak seperti Google Doc, sobat tak bisa menggunakan Office Online dalam mode offline. Namun jika dilihat secara keseluruhan, Office Online memiliki fitur yang mencukupi jika sobat hanya hendak mengetik tugas sekolah biasa atau dokumen-dokumen sejenisnya.

Office Online menyajikan Word, Excel, PowerPoint, Outlook, Sway, dan Docs.com. Sobat dapat menggunakan Office Online untuk mengerjakan apa pun selayaknya menggunakan Office di desktop – namun mengharuskan sobat untuk terus online dan terhubung ke internet.

Office Online tentunya sangat cocok jika sobat memang tak mau menguras biaya dengan berlangganan Office 365 atau membeli Office 2016. Microsoft sendiri menyajikan aplikasi OneNote secara gratis di desktop dan smartphone Android, Windows, dan iOS.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Punya pertanyaan? Belum mengerti? Ada yang kurang rinci dari artikel di atas? Tulis pesan Anda melalui kotak komentar di bawah ini, dan jangan terlalu jauh dari topik!

Jangan promosi apa pun dalam kotak komentar Kompiwin. Kalau mau nanem backlink, pakai OpenID.

*Kotak komentar tidak dapat digunakan untuk konsultasi masalah Windows.