Cara Melihat Moving Average Di IPOT

Cara Melihat Moving Average Di IPOT

Perkembangan pola transaksi era modern saat ini adalah banyak yang bermain dengan cara trading.

Sebagian pelaku mengaku bermain trading adalah upaya untuk mendapatkan cuan dalam jumlah besar serta tanpa mengeluarkan effort energi dan waktu yang banyak.

Tugas trader hanya memantau aktivitas kondisi pasar, kemudian menganalisisnya, menentukan modal, memahami teknik dalam trading, memanfaatkan fasilitas dan masih banyak lainnya.

Berbicara soal fasilitas, dalam dunia trading, kita sudah sangat sering mendengar sebutan Moving Average.

Apa itu Moving Average? Alat ini dihadirkan untuk membantu para pelaku trading melihat pergerakan harga aset di pasar.

Kebanyakan MA/Moving Average suka dipakai oleh para pemula karena dapat meningkatkan skill analisis di dunia saham.

Hampir sebagian layanan broker menyediakan Moving Average, termasuk salah satunya yaitu IPOT.

Bagi kalian yang masih kesulitan mencari tombol MA ini, kita telah berikan cara melihat Moving Average di IPOT secara lengkap melalui konten artikel di bawah ini.

Pengertian Moving Average

Bagi yang belum mengerti tentang Moving Average, jadi alat ini adalah salah satu indikator yang paling banyak digunakan oleh para analis atau trader.

Moving Average sendiri merupakan pergerakan rata rata harga saham pada periode waktu tertentu.

MA atau Moving Average memiliki gambar grafik berbentuk garis dari hasil rata rata harga pembukaan, penutupan, tertinggi ,terendah maupun tengah.

Sehingga gambar garis akan menunjukkan seperti apa flow selama kurun waktu yang telah ditentukan.

Banyak yang mengira alat ini dipakai untuk memprediksi pasar, jawabannya bukan. Moving Average merupakan bagian dari indikator lagging, yang artinya alat berfungsi menerangkan informasi data riwayat berdasarkan peristiwa sebelumnya.

Umumnya trader menentukan jangka panjang Moving Average sebanyak 200, 150, 100. Sedangkan Jangka pendek kebanyakan di angka 50, 20, dan 10.

Menurut artinya MA 200 adalah Moving Average pada jangka waktu 200 hari kerja. Makin panjang angka yang mereka pilih maka makin halus pergerakan garisnya.

Untuk Moving Average dikenal ada 3 jenis, yakni Simple Moving Average, Weight Moving Average, dan Exponential Moving Average.

Masing-masing tentu memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda, seperti Simple Moving Part dipakai untuk perhitungan jangka panjang.


Fungsi Moving Average

Sebelum kita masuk ke cara melihat Moving Average di IPOT, dan untuk melengkapi penjelasan diatas ada baiknya jika kita memahami fungsi dari Moving Average secara menyeluruh.

1. Dapat digunakan dalam identifikasi tren nilai saham

Trader bisa dengan mudah membaca trend nilai saham yang sedang berlaku. Seperti contoh jika harga menempati dibawah garis MA, maka harga sedang turun. Begitupun sebaliknya, jika harga diatas garis maka harga sedang bullish .


2. Dapat menentukan posisi Support dan Resistance

Secara singkat pengertian dari Support dan Resistance adalah kondisi dimana harga akan dipantulkan kembali dan mengikuti tren.

Untuk fungsi Moving Average ini yaitu lebih menentukan letak kedua titik tersebut, dengan cara menggabungkan dua Moving Average.


3. Dapat mengetahui kapan trend berbalik

Moving Average dapat melihat kapan trend bawah kembali berbalik arah ke trend atas. Dapat diketahui dengan titik perpotongan pola dua Moving Average.


Cara Melihat Moving Average Di IPOT

Terkahir bagaimana cara melihat Moving Average Di IPOT? Sebetulnya tips ini cukup mudah, kalian hanya perlu chart saham terlebih dahulu, kemudian pilih menu opsional dan masukkan tools Moving Average.

Untuk lebih lengkapnya berikut adalah langkah-langkah untuk melihat Moving Average di aplikasi IPOT.

  1. Buka aplikasi IPOT.
  2. Ketuk tombol strip tiga di pojok kiri atas.Klik Strip Tiga Pojok Kiri
  3. Lalu kalian cari Tools & Analysis, buka tombol tersebut lalu klik Advanced Chart dibawahnya.Tap Tools Analisis Dan Advance Chart
  4. Nanti akan muncul pergerakan chart seperti ini.Tampilannya Seperti Ini
  5. Berikutnya ketuk tombol Garis Gelombang seperti yang kita tandai di bawah ini.Ketuk Tombol Gelombang
  6. Ketik pada pencarian “Moving Average“.
  7. Kalau sudah muncul tap Moving Average.Ketuk Tombol Moving Average
  8. Status Moving Average akan muncul MA (9, close, 0).Akan Muncul Status MA
  9. Disini kita akan atur Moving Average selama 200 hari, caranya klik tombol Pengaturan di bagian status Moving Average tersebut.Ketuk Tombol Pengaturan
  10. Atur Length dengan angka hari yang ingin kalian masukkan.Ubah Lenght Sesuai Keinginan
  11. Ubah Style agar garisnya makin jelas, tentukan ukuran garis, warna garis dan sebagainya.Masuk Ke Dalam Style
  12. Terakhir klik OK.
  13. Selesai.

Akhir Kata

Kurang lebih seperti itulah cara melihat Moving Average di IPOT. Silahkan kalian ikuti penjelasan diatas sekaligus tutorialnya seputar Moving Average di IPOT. Semoga bermanfaat.

Ivan Aveldo
Suka hal yang bertopik teknologi.