Masih Hangat
memuat ...

Senin, 14 Maret 2016

Share:

Ini Cara Sederhana Menghapus dan Mencegah Virus Shortcut

virus shortcut

Virus shortcut – virus yang paling terkenal. Virus ini begitu mudah menyebar, dan mudah muncul. Ia bisa muncul dari mana saja. Ketika mengerjakan tugas dan menyimpannya di flashdisk, namun saat flashdisk itu dicolok ke komputer lain yang terinfeksi, maka semua data di dalamnya akan berubah menjadi shortcut.

Baca artikel ini untuk mengetahui cara menghapus dan mencegah virus shortcut.

Bisakah Mengembalikan File Asli yang Sudah Menjadi Shortcut?

Meski virus shortcut yang paling populer, namun sebenarnya ia yang paling mudah untuk dicegah. Ketika flashdisk terjangkit virus ini, maka kita masih punya peluang untuk mengembalikan file aslinya. Caranya? Caranya adalah dengan membuka shortcut tersebut di flashdisk langsung. Itu akan membuka file aslinya. Sayangnya, cara ini tidak akan pernah pasti bisa dilakukan, karena ketika mencolokkannya lagi ke komputer yang tidak terinfeksi, shortcut tersebut tidak akan pernah bisa membuka file aslinya, bahkan peluang untuk membuka file aslinya di flashdisk langsung juga hanya sekedar kemungkinan – ada kemungkinan lain bahwa file asli tidak bisa dibuka sama sekali di flashdisk langsung. Saya juga tidak begitu yakin dengan hal ini. Virus shortcut tidak begitu jelas untuk dipahami.

Lagi pula, meski shortcut itu bisa membuka file aslinya di flashdisk langsung, ia tidak akan pernah bisa diganti nama, di-copy, apalagi di-cut – itu hanya berlaku di flashdisk itu sendiri.

Jika Anda memiliki data penting yang sudah terpapar virus shortcut ini, dan setelah dicoba dibuka tetap tidak bisa, maka sayang sekali file aslinya sudah lenyap ditelan malware yang biasa disebut sebagai virus shortcut.

Cara Menghapus Virus Shortcut di Dalam Flashdisk

Jika peluang itu tidak lagi berguna, maka penting untuk menghapus virus shortcut tersebut – semuanya. Tidak ada cara lain selain memformat flashdisk. Untuk memformat, buka File Explorer. Klik-kanan pada flashdisk, pilih Format.

Setelah diformat, maka flashdisk akan benar-benar bersih dari virus, karena semua data di dalamnya telah dihapus. Jika flashdisk yang bersih dari virus dicolokkan ke komputer yang terinfeksi, virus dari komputer akan menyebar dan memproduksi virus shortcut ke dalam flashdisk tersebut, kemudian mengubah semua data dalam flashdisk tersebut menjadi shortcut. Maka, Anda penting untuk mengenali perangkat seperti laptop milik orang yang menurut Anda terinfeksi virus shortcut dan menjadi laptop penyebar.

Lanjut baca untuk mengetahui cara menghapus virus shortcut di komputer penyebar dan mencegahnya untuk tidak “kambuh” lagi.

Cara Menghapus Virus Shortcut di Komputer Penyebar

Kebanyakan orang Indonesia yang awam komputer terlalu menyepelekan komputernya sendiri. Mereka tidak pernah men-scan secara penuh komputernya dengan antivirus, melainkan menggunakan komputernya hanya sekedar mengerjakan tugas, main games, atau bahkan menonton film, tanpa merawat komputernya agar bersih dari virus sekecil ini.

Men-scan secara penuh tampaknya menjadi solusi satu-satunya, untuk menghapus virus shortcut. Karena banyak pengguna awam yang tidak melakukan ini, virus yang sebenarnya tak perlu ada justru ada, dan malah menyebabkan masalah yang juga tak perlu ada.

Saya tidak yakin apakah komputer penyebar memiliki kemungkinan beberapa data di dalamnya terinfeksi virus shortcut atau tidak, namun yang saya tahu, komputer penyebar hanya mengubah isi flashdisk yang terhubung menjadi shortcut – di dalam komputer penyebar hanya sedikit kemungkinan untuk sejumlah data di dalamnya juga ikut terinfeksi.

Jika Anda memiliki data di dalam komputer penyebar yang terinfeksi menjadi shortcut, maka saat melakukan full scan oleh antivirus, data yang terinfeksi tersebut akan hilang. Maka, cobalah untuk membuka file asli yang sudah terinfeksi menjadi shortcut. Jika masih bisa dibuka, maka jangan dulu lakukan scan, gunakan file itu dulu misalnya untuk presentasi besok. Setelah digunakan, lalu lakukanlah full scan.

Untuk melakukan full scan ini, gunakan antivirus yang terpercaya. Beberapa di antaranya adalah AVG Antivirus, Avast AntiVirus, dan masih banyak lagi. Jika hanya sekedar untuk menghapus virus shortcut, maka Anda dapat menggunakan antivirus mana pun – asal selalu di-update. Gunakan saja Windows Defender – antivirus bawaan Windows 8, Windows 8.1, dan Windows 10. Untuk pengguna Windows 7, download saja antivirus yang dipercaya – karena Windows Defender tidak tersedia untuk Windows 7.

Penting: Jangan gunakan Smadav, karena terlalu sensitif – menurut saya. Bahkan sebenarnya yang bukan virus akan dianggap virus.

Cara Mencegah Virus Shortcut

Rajin-Rajinlah Melakukan Full Scan

Seperti yang ditulis sebelumnya, virus shortcut adalah yang paling mudah untuk dicegah. Cukup lakukan “perawatan” untuk laptop atau komputer Anda, maksudnya, pastikan komputer selalu bersih dari virus. Untuk memastikannya selalu bersih dari virus, rajin-rajinlah lakukan full scan. Misalnya seminggu sekali.

Update Selalu Antivirus

Antivirus memiliki data semacam database yang isinya daftar virus lama hingga virus yang baru muncul. Database itu perlu di-update, agar antivirus mengetahui virus baru mana yang mungkin akan menginfeksi komputer Anda, dan mengetahui virus lama yang mungkin sebenarnya bukan virus. Secara default, antivirus yang modern akan meng-update secara otomatis. Jika ternyata manual, maka update-lah selalu antivirus Anda.

Update Windows melalui Windows Update

Selain antivirus, keamanan komputer juga dipengaruhi oleh fitur-fitur keamanan seperti Firewall dan sebagainya. Windows memiliki Windows Update untuk selalu meng-update dirinya. Jika Anda menggunakan Windows XP, maka upgrade itu ke versi Windows terbaru, karena Windows XP sudah tidak di-support oleh Microsoft, termasuk soal keamanan.

Jika Anda menggunakan Windows 7, 8, atau 8.1, buka Control Panel > System & Security > Windows Update. Jika Anda menggunakan Windows 10, buka Settings > Update & Security > Windows Update.

Jangan Hubungkan Flashdisk Ke Komputer Penyebar

Jika Anda mengenali komputer atau perangkat milik seseorang yang menurut Anda bervirus, maka sebaiknya jangan hubungkan flashdisk ke perangkat itu. Ini adalah cara yang paling penting untuk diketahui guna mencegah flashdisk ikut terinfeksi virus shortcut.


Begitu mudahnya virus shortcut muncul di komputer yang tidak terawat. Begitu mudahnya pula untuk mencegah dan menghapus virus shortcut – cukup dengan merawat komputer bersih dari virus dan sistem selalu up-to-date, maka malware yang menyebabkan virus shortcut akan hilang. Jika kenyataan mengatakan bahwa dokumen penting Anda telah terinfeksi virus shortcut dan sudah menjadi shortcut, namun tidak bisa dibuka, maka terimalah kenyataannya. Kemudian belajar dari kesalahan agar di lain waktu hal ini tidak terjadi lagi. :v

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Punya pertanyaan? Belum mengerti? Ada yang kurang rinci dari artikel di atas? Tulis pesan Anda melalui kotak komentar di bawah ini, dan jangan terlalu jauh dari topik!

Jangan promosi apa pun dalam kotak komentar Kompiwin. Kalau mau nanem backlink, pakai OpenID.

*Kotak komentar tidak dapat digunakan untuk konsultasi masalah Windows.