Masih Hangat
memuat ...

Sabtu, 20 Desember 2014

Share:

3 Cara Memperbarui Driver Software di Windows

update driver

Dalam hubungannya, perangkat keras harus mampu berkomunikasi dengan perangkat lunak yang sesuai agar perangkat keras tersebut mampu bekerja sesuai fungsinya. Bila sebuah komputer mengalami masalah yang merujuk pada kinerjanya, mungkin salah satu penyebab dari masalah tersebut adalah pada driver-nya yang ketinggalan zaman atau belum diperbarui dengan versi terbaru dari driver tersebut. Sekarang, ketahuilah cara memperbarui driver dengan benar.

Melalui Windows Update

Sistem operasi Microsoft Windows memiliki cara yang agak sulit untuk memperbarui driver. Salah satunya adalah melalui Windows Update. Cara ini sulit karena tidak semua driver yang pembaruannya bisa terdeteksi oleh Windows Update. Ini memang menyebalkan, tapi cara ini sangat dijamin kepercayaannya akan pembaruan driver yang dikembangkan oleh perusahaan pihak ketiga. Jadi, Anda tidak perlu meragukan pembaruan yang akan diinstal.

Karena tidak semua driver yang pembaruannya dapat terdeteksi oleh Windows Update, maka pengguna harus menunggu pembaruan driver yang benar-benar sesuai dengan sistem. Sewaktu-waktu Windows Update akan mengecek apakah ada pembaruan baru yang sesuai dengan sistem, lalu mengunduh dan kemudian menginstalnya.
Jujur saja, saya agak bingung untuk menulis caranya secara detail. Tapi Anda dapat membacanya di sini.

Mengecek pembaruan driver di situs penyedia

Cara ini pasti melelahkan. Pengguna dapat memperbarui driver-nya dengan mengecek apakah ada pembaruan atau tidak di situs penyedia perangkat keras yang sesuai.

Misalnya Intel. Anda dapat mengecek pembaruan driver yang sesuai dengan tipe dan versi perangkat keras bermerek Intel di situs resminya di sini. Halaman web tersebut akan mendeteksi sistem dan driver yang terinstal. Jika ada pembaruan pada driver, maka Anda dapat mengunduhnya secara resmi di sana.
*Itu dulu, sekarang Anda dapat menggunakan Intel® Driver Update Utility untuk mengecek pembaruan driver.
Cara ini terjamin karena driver diunduh di situs resminya, kecuali jika situs penyedia tidak mendeteksi dan mempersilakan Anda untuk mengunduh pembaruan dengan cara memilihnya secara manual sesuai spesifikasi sistem. Anda mungkin akan kebingungan dalam memilih pembaruan yang akan diunduh. Karena itu, lihat dulu spesifikasi sistem secara teliti.

Menggunakan perangkat lunak pihak ketiga

Cara ini tidak melelahkan, tapi sangat tidak disarankan. Ini dikarenakan tidak ada satu pun perangkat lunak yang terjamin. Karena itu, keraguan dalam mengunduh dan menginstal pembaruan driver pasti terjadi.

Salah satu perangkat lunak yang cukup populer dalam hal memperbarui driver adalah Driver Booster. Ia memiliki antarmuka yang mudah dipahami dan gratis untuk diunduh. Tersedia fitur auto-shutdown yang membuat komputer menjadi mati secara otomatis setelah memperbarui driver.

Akhir kata

Tapi ingatlah, tidak ada satu pun perangkat lunak pihak ketiga yang terjamin dalam hal memperbarui driver. Mungkin komputer bisa mengalami suatu masalah kecil atau bahkan serius seperti BSOD setelah memperbarui driver menggunakan perangkat lunak pihak ketiga karena mungkin pembaruan driver yang diinstal itu tidak kompatibel dengan sistem.

Tapi biasanya, perangkat lunak resmi dari pengembangnya, seperti Intel® Driver Update Utility, itu lebih terjamin ketimbang perangkat lunak pihak ketiga seperti Driver Booster.

Kepercayaan Anda memengaruhi kinerja komputer Anda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Punya pertanyaan? Belum mengerti? Ada yang kurang rinci dari artikel di atas? Tulis pesan Anda melalui kotak komentar di bawah ini, dan jangan terlalu jauh dari topik!

Jangan promosi apa pun dalam kotak komentar Kompiwin. Kalau mau nanem backlink, pakai OpenID.

*Kotak komentar tidak dapat digunakan untuk konsultasi masalah Windows.