Masih Hangat
memuat ...

Selasa, 01 Maret 2016

Share:

Cara Mematikan Update Otomatis Windows Update di Windows 10

Windows 10 benar-benar “memaksa” penggunanya untuk selalu meng-update PC-nya melalui Windows Update. Seperti yang biasanya terjadi, Windows 10 selalu mendapat updates bahkan upgrade build versi terbaru. Build ini harus dan memang harus selalu terbaru, karena Windows 10 masih terus membutuhkan fitur-fitur baru, peningkatan keamanan sistem, terutama mengurangi bug-bug yang muncul. Semua ini demi tingkat produktivitas, kenyamanan dan keamanan para pengguna Windows 10.

Karena hal itu, Windows Update terpasang secara otomatis. Semua updates dan upgrades akan di-download dan di-instal secara otomatis di belakang layar. Microsoft pun tidak ingin membuat penggunanya merasa tidak nyaman karena update otomatis ini, maka, proses download dan install pun terjadi di belakang layar, bahkan saat Anda bekerja, dengan koneksi yang Anda inginkan (metered connection). Proses restart pun dapat ditentukan oleh penggunanya sendiri.

Namun, pilihan-pilihan semacam ini tidak seperti yang dikira. Sejumlah pengguna yang memiliki keterbatasan hardware (ya contohnya pengguna modem :’3), dan alasan-alasan tertentu lainnya, membuat pengguna tidak nyaman. Aturan dan pilihan yang tersedia justru membuat pengguna semakin tidak nyaman. Pengguna modem dapat terkuras kuotanya tanpa dapat ia duga. Bagaimana mungkin, metered connection hanya berlaku bagi Wi-Fi. Proses yang sedang menggunakan jaringan internet pun menjadi lambat.

Lalu apa solusinya?

Mematikan Update Otomatis di Windows Update Windows 10

Mematikan update otomatis? Ya. Kita dapat melakukannya, demi menghemat kuota. Caranya dengan masuk ke Group Policy Editor. Sayangnya, hanya pengguna Windows 10 edisi Enterprise, Professional, dan Education yang dapat mengakses Group Policy Editor. Bagi Anda yang termasuk ke dalam pengguna edisi-edisi ini, maka Anda dapat mematikan update otomatis.

Untuk membuka Group Policy Editor, tekan Logo Windows + R untuk membuka kotak dialog Run, lalu ketik gpedit.msc dan tekan Enter.

Pergi ke alamat berikut:

Computer Configuration\Administrative Templates\Windows Components\Windows Update

Klik ganda “Configure Automatic Updates”.

Aktifkan setelan ini dengan menekan “Enabled”. Di bawahnya, pilihlah opsi yang Anda butuhkan. Misalnya, “Notify for download and notify for install” agar Windows memberi tahu Anda saat ada updates yang tersedia untuk di-download dan di-install.

Notifikasi saat tersedia updates, biasanya muncul di Action Center, seperti ini:

Selain itu, Anda juga dapat memilih opsi lain yang mungkin Anda butuhkan. Penjadwalan proses instal misalnya. Semua hal ini dapat Anda atur di sini, sesuai kebutuhan. Jadi, Windows Update tidak akan lagi mengganggu.

Buka Windows Update. Anda akan melihat tulisan “Some settings are managed by your organization”. Ini menandakan bahwa Windows Update telah Anda atur melalui Group Policy Editor. Proses download pun akan terjadi saat Anda mengklik tombol “Download” di Windows Update – tidak secara otomatis.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Punya pertanyaan? Belum mengerti? Ada yang kurang rinci dari artikel di atas? Tulis pesan Anda melalui kotak komentar di bawah ini, dan jangan terlalu jauh dari topik!

Jangan promosi apa pun dalam kotak komentar Kompiwin. Kalau mau nanem backlink, pakai OpenID.

*Kotak komentar tidak dapat digunakan untuk konsultasi masalah Windows.