Admin Kompiwin Aktif menulis di kompiwin.com sejak tahun 2014. Dan sekarang kompiwin sudah memasuki tahun ke-enam. Semoga memberi manfaat untuk pembaca semua.

Perbedaan SSD dan HDD, Lebih Bagus Mana ?

3 min read

Perbedaan SSD dan HDD

Setiap orang yang memiliki PC rupanya masih belum tahu banyak tentang jenis penyimpanan yang ada di laptop atau PC. Namun, selama ini yang diketahui hardisk atau HDD menjadi standart penyimpanan pada laptop.

Tidak banyak yang tahu tentang SSD padahal keduanya sama digunakan untuk tempat menyimpan file atau dokumen. Nah, pada artikel kali ini akan diulas mengenai SSD dan HHD beserta perbedaan keduanya!

Apa itu SSD dan HDD?

Sebelum masuk ke pembahasan perbedaan SSD dan HDD sebaiknya kita mengenal apa itu SSD dan HDD. Terlebih dahulu kami akan mengulas tentang HDD. HDD adalah penyimpanan dasar yang memungkinkan informasi yang disimpan di dalamnya tidak akan hilang meskipun pengguna mematikan sistem PC.

Bentuk Fisik SSD dan HDD
Bentuk Fisik SSD dan HDD

Hard Drive atau HDD pada dasarnya berupa piringan logam yang dilengkapi dengan lapisan magnetik yang akan bergerak untuk membantu proses penyimpanan data. Namun, perangkat keras yang satu ini cukup beresiko karena terdiri dari komponen yang bergerak dan mungkin saja akan terjadi kerusakan.

Selanjutnya adalah SSD yang merupakan perangkat penyimpanan yang menyimpan data pada chip memori yang terhubung satu dengan lainnya. Meskipun sama menggunakan chip memori seperti flashdisk, namun SSD memiliki perbedaan kecepatan penyimpanan. Oleh karena itu, harga SSD lebih mahal jika dibandingkan dengan USB drive meskipun kapasitasnya sama.

Perbedaan SSD dan HDD

Meskipun sama sebagai media penyimpanan di PC, SSD dan HDD memiliki berbagai perbedaan yang harus diketahui para pemilik PC. Pentingnya mengetahui perbedaan SSD dan HDD salah satunya agar kita bisa mengukur penyimpanan yang paling tepat untuk komputer kita ditinjau dari kebutuhan sehari – hari.

SSD vs HDD
SSD vs HDD

SSD baru – baru ini menjadi lebih populer karena ada yang berpendapat bahwa SSD lebih baik daripada HDD yang terkategori lebih “tradisional” jika dibandingkan SSD yang terkini. HDD memang selama ini telah memegang peranan penting dalam penyimpanan komputer.

Namun, kemunculan SSD rupanya telah menarik perhatian masyarakat karena performanya yang lebih unggul jika daripada HDD. Dibawah ini, kita akan membandingkan dua jenis drive dalam beberaoa aspek sebagai kategori ideal untuk memilih drive sesuai kebutuhan sebagai berikut :

1. Kapasitas

Hard disk memberikan kapasitas yang lebih besar daripada SSD. Umumnya, kapasitas hard disk yang saat ini sering digunakan oleh konsumen berksar antara 64 GB-512GB. Namun, pada hard disk konvensional memiliki kapasitas lebih besar mencapai 12 TB. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring berkembangnya teknologi.

Masih bingung memilih mana yang sebaiknya digunakan untuk PC Anda? Sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Jika pekerjaan Anda membutuhkan kapasitas yang besar untuk menyimpan file – file pekerjaan, lebih baik gunakan HDD karena kapasitasnya sangat besar.

2. Kecepatan

SSD menawarkan kecepatan membaca data maupun menyimpan yang lebih baik daripada HDD. Kemampuan ini bisa diwujudkan dalam berbagai kondisi. Misalnya, saat komputer yang dilengkapi dengan SSD melakukan booting, penyimpanan bahkan penginstallan aplikasi lebih cepat daripada performa komputer yang dilengkapi dengan HDD.

Salah satu faktor yang memengaruhi kecepatan ini adalah karena HDD dilengkapi dengan piringan hitam yang terus bergerak jika melakukan pekerjaan sehingga akan membatasi kecepatan dalam melakukan kegiatan seperti menyimpan ataupun membaca data.

Baca Juga : Aplikasi Unfollow Instagram Terbaik

3. Harga

Hard drive umumnya menggunakan teknologi yang lebih lama jika dibandingkan SSD sehingga berpengaruh dengan harganya yang jauh lebih murah dibanding SSD. Misalnya saja, HDD internal sebesar 2,5 Inch dengan kapasitas 2TB dihargai $100 atau setara dengan 1,4 juta rupiah. Sementara SSD dengan ukuran dan kapasitas yang serupa dikenakan biaya 5 kali lebih mahal daripada HDD.

4. Pemulihan Data (Data Recovery)

Meskipun SSD memiliki banyak keunggulan karena fitur non-mekanisnya, ternyata SSD tidak bisa melakukan pemulihan data (data recovery) pada data yang telah dihapus. Namun, ini tidak berlaku pada HDD yang bisa melakukan pemulihan data dengan bantuan aplikasi atau ahli di bidang tersebut.

Baca Juga : “Game Ular HITS 2020 yang Seru Banget”

5. Daya Tahan

Komponen dalam HDD salah satunya adalah komponen yang berputar dan bergerak. Komponen tersebut sangat rentan terhadap guncangan yang keras sehingga cenderung akan mudah pecah. Namun, sebaliknya SSD tidak mempunyai komponen yang bergerak di bagian dalamnya. Ini sangat memungkinkan untuk keamanan data Anda jika terjadi goncangan akibat jatuh atau kecelakaan.

Penelitian menunjukkan SSD lebih tahan terhadap getaran daripada HDD karena tidak memiliki bagian bergerak. Dari penelitian tersebut diyakini bahwa SSD dapat menahan getaran 10 kali lebih banyak daripada HDD.

6. Kebisingan

HDD memiliki disk yang berputar dan kepala yang dapat membaca data yang akan menyebabkan sedikit bising. Berbeda dengan SSD yang tidak bersuara sama sekali karena komponen dalam SSD tidak dilengkapi bagian non-mekanis.

Baca Juga : “Aplikasi Belanja Online Terpercaya di Indonesia”

7. Batasan Ukuran

Ternata, HDD memiliki batas ukuran yang bergantung pada piringan yang berputar. Sebaliknya, SSD tidak memiliki batasan kapasitas seperti halnya HDD dan dipadukan dengan perkembangan teknologi terkini.

8. Fragmentasi

Jika Anda ingin menyimpan file yang berukuran besar, HDD sangat cocok ntuk itu. Namun, ketika HDD sudah penuh maka file – file yang tersimpan di dalamnya akan mengalami fragmentasi. Fragmentasi file ini terjadi ketika file berpencar dan tidak terletak sesuai pengaturan.

Fragmentasi memiliki efek yang serius terhadap HDD yakni menurunnya kerja HDD. Jika ingin memulihkan kondisi seperti ini, pengguna bisa melakukan degragment. Tak sedikit pengguna yang mengeluhkan hal ini saat HDD mulai bermasalah.

Sementara, pada SSD kejadian fragmentasi file minim terjadi karena file – file tersimpan aman pada chip memori.

9. Efek yang muncul

Perangkat penyimpanan yang menerapkan komponen mekanik seperti HDD lebih cenderung memberikan efek ada komputer seperti menyedot daya listrik yang tinggi, suara yang sangat bising karena aktivitas putaran piringan serta komputer lebih cepat anas.

Sementara pada SSD yang tidak menggunakan komponen non mekanik yang membuatnya lebih hemat listrik dan komputer tidak cepat panas.

Ulasan di atas merupakan perbedaan SSD dan HDD yang bisa digunakan untuk menentukan drive penyimpanan terbaik untuk komputer .

Baca Juga : “Aplikasi Belanja Online Terpercaya di Indonesia”

Tidak hanya itu, pentingnya selektif dalam memilih SSD atau HDD juga membantu merawat komputer kita karena pada kedua drive memberikan efek yang signifikan pada komputer atau pada baterai. Sekian

Admin Kompiwin Aktif menulis di kompiwin.com sejak tahun 2014. Dan sekarang kompiwin sudah memasuki tahun ke-enam. Semoga memberi manfaat untuk pembaca semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *