Masih Hangat
memuat ...

Rabu, 30 Maret 2016

Share:

Kamu Tak Perlu Menjadi Windows Insider, Ini Alasannya

Windows 10 membawa beragam fitur-fitur keren setiap build baru dirilis. Selain fitur baru, kamu juga mendapatkan peningkatan keamanan dan perbaikan bug yang bisa menyebabkan sedikit masalah. Untuk mendapatkan peningkatan-peningkatan tersebut lebih cepat, menjadi Windows Insider adalah pilihan yang tepat.

Windows Insider adalah program yang dibuat oleh Microsoft agar pengguna-penggunanya dapat menggunakan hal-hal baru lebih cepat untuk upgrade build Windows 10 selanjutnya. Program ini bisa membuat Windows 10 jauh lebih baik, dan semakin baik, karena setiap perilisan build Insider akan mendapat banyak feedback dari penggunanya. Masalah dan permintaan dari para pengguna dapat disampaikan lebih cepat. Sehingga untuk Public Release Windows 10 (non-Insider), akan jauh lebih baik ke depannya.

Tapi, tampaknya kamu tak perlu menjadi Windows Insider. Ini alasannya.

Bugs

Satu hal yang pasti tentang Windows 10 versi Insider: bug. Bug adalah gangguan yang biasa terjadi pada software yang belum final release, sementara Windows 10 Insider juga memiliki ciri yang sama. Bahkan Windows 10 versi Public Release (non-Insider) pun memiliki sedikit bug, namun tak separah versi Insider nya.

Ketika build baru dirilis untuk Insider, selain fitur-fitur baru, ia akan mendapat bug yang mungkin akan sangat mengganggu. Bug ini bisa menganggu penggunaan PC atau laptopmu, bahkan pekerjaanmu.

Namun setiap perilisan build Windows 10 untuk Insider dirilis, Microsoft juga mengumumkan bug yang mungkin akan terjadi. Sehingga para Insider bisa menunda updates build baru, dan sebisa mungkin mencegah hal-hal yang tak diinginkan terjadi. Jadi, fitur baru dan peningkatan keamanan didapat, tanpa terlalu merepotkan Insider. Insider sendiri tentunya sudah tahu risiko dan tantangan yang akan dihadapi nantinya.

Jika kamu tak mau produktivitasmu terganggu, kamu bisa dual boot bersamaan versi Insider dengan Public Release. Namun, jika kamu bukan Insider, maka pikirkanlah alasan yang pertama ini, tentang bug dan produktivitasmu.

Nguras kuota berlebih

Tentu saja, para pengguna, termasuk non Insider, harus selalu meng-update PC-nya. Updates yang diinstal akan membuat PC mengalami peningkatan. Namun, khusus untuk Insider, updates yang akan diinstal bukanlah updates, melainkan upgrades buid baru, sehingga ukurannya lebih besar. Insider mendapatkan upgrade ini lebih cepat daripada non Insider, sehingga kuota pun lebih banyak dikuras. Jaringan internet pun lebih banyak terpakai, dan kamu lebih dituntut untuk membayar tagihannya.

Tanpa menjadi Insider, kamu bisa mengetahui apa yang baru di build selanjutnya

Kalau ingin menjadi Insider demi mengetahui apa yang baru, kamu tampaknya tak perlu repot-repot menjadi Windows Insider. Banyak blog yang menyajikan berita soal apa yang baru di build Insider selanjutnya, termasuk di blog Windows sendiri.

Sudah terlalu banyak media yang menulis review build Windows 10 terbaru. Kamu bisa membacanya di mana pun. Apa yang baru di build terbaru bisa dibaca di mana pun, sekaligus bugs yang akan dihadapi. Namun, sekalinya mendapat upgrade, kamu akan mendapat banyak fitur yang keren-keren.

Mau jadi Windows Insider?

Tanpa menjadi Windows Insider, tingkat produktivitasmu tak akan menurun. Kamu masih bisa menggunakan berbagai software pihak ketiga yang mungkin kamu perlukan demi fitur lebih. Kalau kamu hanya menginginkan fitur fitur lebih langsung dari Windows 10, maka kamu rela menunggu build baru selanjutnya dirilis, dan itu pun tak selalu sesuai harapan penggunanya. Belum lagi bug yang akan dihadapi.

Namun, bagi seorang geek Windows, fitur-fitur yang akan diluncurkan Microsoft ke depannya sudah dianggap melampaui perangkat lain selain produk Microsoft.­ Menjadi Windows Insider adalah layanan tambahan oleh Microsoft agar mereka mendapat feedback dari penggunanya demi Windows 10 yang lebih baik ke depannya. Bagi kamu yang peduli dengan pengembangan besar ini, kamu boleh menjadi Windows Insider.

Maukah kamu menjadi Windows Insider?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Punya pertanyaan? Belum mengerti? Ada yang kurang rinci dari artikel di atas? Tulis pesan Anda melalui kotak komentar di bawah ini, dan jangan terlalu jauh dari topik!

Jangan promosi apa pun dalam kotak komentar Kompiwin. Kalau mau nanem backlink, pakai OpenID.

*Kotak komentar tidak dapat digunakan untuk konsultasi masalah Windows.